Sebanyak 30 Industri Masuk Pengawasan Perum Jasa Tirta

0
209

Surabaya, lpkannews – Hasil evaluasi kinerja Tim Patroli Air Terpadu Jatim sepanjang 2018, didapati 30 industri masuk dalam pengawasan Perum Jasa Tirta (PJT) I.

“30 industri terindikasi membuang limbah ke sungai,” tutur Kepala Divisi Jasa ASA II Perum Jasa Tirta (PJT) I, Didik Ardianto didampingi Kepala Departemen Humas dan Informasi Publik PJT I, Inni Dian Rohani di Surabaya, Jumat (20/12).

Meski demikian, tidak semua industri ‘nakal’ ada beberapa industri yang kooperatif. Dengan melakukan berbagai perbaikan yang direkomendasikan.

“Bahkan, ada satu industri, berdasarkan hasil evaluasi patroli air, harus dilakukan penindakan, yakni dengan penutupan outletnya oleh pemerintah daerah setempat,” ungkap Didik.

Evaluasi yang dilakukan PJT I, tambah Didik, adalah patroli air instalasi pembuangan limbahnya, atau pengelolahan air limbahnya, sebelum dialirkan ke sungai. “Total ada lebih dari 100 industri, cuma dari sisi karakteristik beban limbah yang terjadi, atau dominan adalah 30 industri itu,” katanya.

30 industri yang mendapatkan peringatan tersebut, lanjut Didik, bergerak di berbagai bidang. Seperti

industri kertas, industri pewarna, dan industri penyedap makanan, serta lainnya.”Kalau dari sisi kualitas air, hasil pemantauan kita selama ini, memang cukup fluktuatif, diperiode tertentu cukup baik,” ungkapnya.

Namun, dalam periode khusus, saat puncak musim kemarau, dan diawal awal musim hujan, kata Didik, itu fluktuasi kualitas air cukup signifikan. Dikatakannya, hal itu menjadi salah satu indikasi.

“Ada dua potensi penyebab, peningkatan dari limbah domestik, dan juga kemungkinan adanya sockloding dari beberapa industri. Ini yang terus kita antisipasi melalui peningkatan frekuensi sidak di tahun depan,” harapnya.(erw) 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here